Jika anda cermati, perilaku konsumen masyarakat kita sering menawar setiap produk yang akan mereka beli. Bagi si penjual, biasanya sulit untuk bisa menghindari konsumen yang berperilaku seperti ini.

Bahkan tak jarang ketika kita menjadi seorang pembeli, kitapun akan melakukan hal yang sama. Terkadang lebih “kejam”.

Itu lumrah, karena sudah dari “sononya” setiap pembeli akan meminta harga yang paling pas dengan kantongnya.

Masalahnya apabila anda seorang pengusaha, menjual produk yang anda miliki adalah suatu keharusan, bukan pilihan. Itu adalah salah satu kemampuan dasar seorang pengusaha yang harus anda miliki.

Pada saat anda hendak menjual produk anda, pembeli akan berusaha melakukan negosiasi (baca : menawar) dengan anda. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara menghadapi pembeli yang selalu berkeinginan untuk menawar produk yang anda jual?

Anda atau tim penjualan anda bisa praktekkan 9 teknik penjualan di bawah ini yang bisa dipakai kapan saja. Tapi ingat, sebaik-baik anda mempraktekan teknik penjualan tersebut, tetap saja ada yang tidak berhasil.

Bukan karena cara atau teknik penjualan-nya yang buruk atau, tetapi sudah demikian adanya bahwa segalanya tidak mungkin sempurna.

1. Anda harus benar-benar menguasai produk yang akan anda jual. Bila anda menguasai kelebihan dan kekurangan produk anda dengan baik, maka anda akan relatif lebih mudah untuk menggiring konsumen mengikuti apa yang anda inginkan.

2. Gali potensi dan kebutuhan calon konsumen. Setelah itu anda arahkan supaya produk yang anda tawarkan itu bisa menjadi alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhannya.

3. Gunakan selalu tutur kata yang baik dan sopan dengan bahasa tubuh yang proposional. Pastikan anda tulus dan ikhlas untuk membantu memenuhi kebutuhannya.

4. Anda harus yakin bahwa produk yang sedang anda tawarkan sangat penting dan sangat berarti bagi konsumen.

5. Jadilah selalu sebagai orang yang bisa dipercaya. Anda harus bisa memegang komitmen dengan baik dan menjalankan komitmen itu seperti yang sudah direncanakan.

6. Bila memenuhi kendala atau masalah dalam hal sudah terjadi komitmen dengan pembeli pelanggan. Anda harus terus terang dan mempertanggung jawabkan segala resiko yang mungkin akan timbul dengan semestinya.

7. Carilah selalu titik temu yang optimum dalam setiap negosiasi yang anda jalankan dengan konsumen anda, supaya dia puas dan andapun juga puas.

8. Hindari menjual berdasarkan belas kasihan konsumen. Anda harus mengarahkan pembeli pada satu keputusan membeli secara rasional, bukan atas dasar belas kasihan.

9. Selalulah anda melayani dengan sesempurna mungkin supaya pelanggan akan sangat bergantung dengan anda. Teknik penjualan yang ini harus dilakukan seproposional mungkin.